Hardware 5G Di Indonesia Sudah Siap, Tapi Dengan Syarat

 Tekhnologi
5G Sudah Siap Secara Hardware, Tapi...

Jakarta – 4G LTE memang baru tersedia di Indonesia, namun teknologi penerusnya alias 5G sudah dikembangkan sejak lama, dan diperkirakan akan mulai mengudara pada tahun 2020.

Bahkan secara hardware, perangkat-perangkat BTS milik Ericsson sejatinya sudah bisa menjalankan jaringan generasi kelima itu. “Perangkat-perangkat baru kami sudah mendukung jaringan tersebut, tinggal mengganti software saja,” tegas Thomas Jul, Presiden Direktur Ericsson Indonesia, di Jakarta, Senin (21/3/2016).

Namun bukan berarti jaringan tersebut bisa langsung digunakan, karena sampai saat ini standardisasi jaringan 5G belum satu suara. Standar tersebut diperkirakan baru akan keluar menjelang tahun 2020 nanti.

Jul menambahkan, sebenarnya transformasi menuju penggunaan jaringan 5G sudah bisa dimulai dari sekarang. “Transformasi ke 5G terjadi sangat cepat, sekalipun baru akan ada pada 2020,” ungkap pria berkebangsaan Denmark itu.

Salah satu penerapan teknologi itu adalah di dunia kedokteran. Menurut Jul, saat ini seorang dokter yang berada di Amerika Serikat bisa saja mengoperasi pasiennya di Indonesia secara jarak jauh.

“Hal itu sudah bisa dilakukan saat ini, namun saya pribadi tentu tak mau menjadi pasiennya untuk saat ini, karena jaringannya belum sepenuhnya mendukung,” ujar Jul sambil tertawa.

Dibandingkan dengan 4G, dagangan utama jaringan 5G bukanlah kecepatan, melainkan latensi. Meski memang perbedaan yang paling terasa di konsumen tentulah kecepatan transfer data.

Dengan latensi yang lebih kecil, akan memberikan cakupan yang lebih banyak juga bisa menghemat penggunaan baterai pada perangkat. Selain itu jaringan 5G memiliki kepintaran untuk membedakan kebutuhan perangkat sehingga ujung-ujungnya dapat melakukan efesiensi yang lebih baik lagi
(asj/ash)

Related Posts

Leave a Reply